Platform Informasi Tentang Kesehatan

Tanda ADHD yang Tidak Biasa dan Sering Disalahpahami

Tanda ADHD yang Tidak Biasa dan Sering Disalahpahami – ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder sering kali dikaitkan dengan perilaku hiperaktif, impulsif, dan sulit fokus pada anak-anak. Namun, kenyataannya gejala ADHD tidak selalu sesuai dengan stereotip ini. Banyak orang dewasa maupun anak yang memiliki ADHD justru mengalami tanda-tanda yang halus dan mudah terlewatkan. Akibatnya, mereka sering disalahpahami sebagai orang malas, ceroboh, atau kurang disiplin. Berikut beberapa gejala ADHD yang ptspkemenagbima.id sering luput dari perhatian.

1. Kesulitan Mengatur Waktu dan Prioritas

Salah satu gejala ADHD yang jarang diperhatikan adalah kesulitan dalam manajemen waktu. Orang dengan ADHD sering kesulitan memperkirakan berapa lama suatu tugas akan selesai, mudah menunda pekerjaan, atau merasa kewalahan dengan deadline. Padahal, ini bukan karena malas, melainkan karena otak mereka bekerja dengan cara yang berbeda dalam memproses informasi dan mengatur prioritas.

2. Terlalu Fokus pada Hal yang Disukai

Banyak yang mengira ADHD identik dengan kurang fokus, tetapi kenyataannya beberapa individu justru bisa sangat fokus pada hal yang menarik bagi mereka. Fenomena ini disebut “hyperfocus,” di mana seseorang bisa tenggelam dalam aktivitas tertentu selama berjam-jam hingga lupa waktu. Sayangnya, kemampuan ini sering tidak dihargai karena hanya timbelbogor.id muncul pada konteks yang mereka sukai.

3. Kesulitan Mengontrol Emosi

ADHD juga dapat memengaruhi regulasi emosi. Orang dengan ADHD cenderung lebih mudah frustrasi, marah, atau sedih secara intens dan tiba-tiba. Reaksi emosional ini sering dianggap berlebihan atau dramatis oleh orang di sekitar mereka, padahal hal ini merupakan bagian dari gejala ADHD yang tersembunyi.

4. Pelupa dan Mudah Terganggu

Selain sulit fokus, gejala lain yang sering terlewatkan adalah pelupa atau mudah terdistraksi. Orang dengan ADHD bisa melupakan janji, kehilangan barang, atau teralihkan dari tugas yang sedang dikerjakan karena stimulus dari lingkungan. Hal ini sering disalahartikan sebagai ceroboh atau tidak bertanggung jawab.

5. Kesulitan dalam Interaksi Sosial

Tidak semua gejala ADHD bersifat fisik atau terlihat jelas. Beberapa orang dengan ADHD mengalami kesulitan dalam interaksi sosial, seperti sulit membaca isyarat sosial, cepat bosan dalam percakapan, atau mudah terganggu ketika berbicara dengan orang lain. Akibatnya, mereka bisa dianggap cuek atau tidak sopan, padahal sebenarnya mereka kesulitan mengelola perhatian dan impuls.

6. Masalah Tidur dan Kesehatan Mental

Kurang tidur, insomnia, atau gangguan tidur lainnya juga sering terjadi pada orang dengan ADHD. Hal ini bisa memperburuk gejala, termasuk kesulitan fokus, mudah tersinggung, dan gangguan emosi. Selain itu, ADHD yang tidak terdiagnosis dapat meningkatkan risiko kecemasan, depresi, atau stres kronis.

Kesimpulan

Gejala ADHD tidak selalu terlihat melalui perilaku hiperaktif yang jelas. Banyak tanda-tanda halus seperti kesulitan mengatur waktu, hyperfocus, kesulitan mengontrol emosi, pelupa, masalah sosial, dan gangguan tidur sering terlewatkan. Memahami gejala ADHD yang tidak stereotip ini penting agar kita tidak salah paham, dan orang dengan ADHD bisa mendapatkan dukungan yang tepat. Diagnosis profesional dan pendekatan yang empatik dapat membantu mereka berkembang sesuai potensinya, tanpa stigma yang tidak perlu.

Exit mobile version